Sadda, mappabati Ada, Ada mappabati Gau, Gau mappabati Tau, Tau sipakatau Mappaddupa Nasaba Engkai Siri’ta nennia Pessee ta, Nassibawai Wawang ati mapaccing, lempu, getteng, warani, reso, amaccangeng, tenricau, maradeka nennia assimellereng Makkatenni Masse ri Panngaderengn na Mappasanre ri elo ullena Alla Taala. artinya: Bunyi mewujudkan kata,...Kata mewujudkan Perbuatan,Perbuatan Mewujudkan Manusia,Manusia Memanusiakan Manusia, Membuktikan di Dunia Realiti kerana Kita Memiliki perasaan malu dan teladan ( pengaruh) disertai dengan Kesucian hati, kejujuran, keteguhan, keberanian, kegigihan dan ketekunan, kecerdasan minda,daya saing yang tinggi, kemerdekaan, Berpegang teguh pada adat dan tradisi serta bertawakal kepada Kekuasaan Allah Yang Maha Kuasa.

Kata Bijak Pak Mario

Kamis, 21 Maret 2013

Dunia Ini Laksana Mesjid

Dunia ini seperti mesjid yg megah
Di Dalamnya terbentanglah sajadah2
Yang menjadi wujud dari nikmat dan hidayahnya serta bertawakkalnya manusia
Atas segala persoalan, kejadian dan peristiwa2....

Bukan mesjid dan sajadah2nya itu yang menjadi akhir penyembahan manusia, tapi dirinyalah TUHAN ''ALLAH SWT'' yang kita sembah untuk menempati tempat yang ia sediakan dalam tegak, tunduk dan bersujudnya manusia Yaitu mesjid DUNIA ''Tempat beribadah'', sebagai sajadah nikmat dan bersyukurnya manusia atas persoalan dan peristiwa yang memampukan
Dan tidaknya manusia untuk memahami dan menerima sajadah2 itu sebagai Sajadahnya yang bercorak dan bermotif cahaya cinta dan sembilunya yang tajam serta mampu menyayat hati manusia dlm segala rasa yang di adakan oleh akal yang sudah di desain oleh rencana ALLAH SWT



Untuk itu, guna memperoleh kedamaian Hati yang kita dambakan sebenarnya adalah cukup sederhana. Dengan perlahan mengikis rasa benci kepada yang di benci sebagai alat pengasah yang ampuh membuat kerasnya bebatuan hati menjadi pualan bersinar
Adanya kita begitu sulit mengasah bebatuan besar bernama Kebencian yg bersemayam di hati, karena kita masih banyak yang terjebak untuk terus mengingat kepada siapa kebencian ini kita arahkan...

Sangatta/Bengalon 21 maret 2013....

Rabu, 20 Maret 2013

Oh Indo-Oh Ambo

Upaletturenggi sininna uddani marilalekku
ri to matoakku malebbi’
To matoa iyyae de'na pettu pa'doangenna ri
ana'na
Makkuni wissenna de'gaga pada-
padanna pappojimu ri aleku
Makkutoni
aleku De' ullei pappada-pada papojimmu rialeku
Iyami wisseng Idi' na tau ulawenna
linoe ri matakku
Tomatoakku teppettu
parilloangenna ri Puangnge
Marillau
adecengenna ana'-
ana'na

Makkuamani tongenna De' gaga pada-
padammu indo-ambo
Parillo doangengmi ulle willau ri Puang Allah Ta'ala
Tennapodo tuli salama'
Tannapodo
ripassalama tuomu ri lino
Tuomu ri lino
laingnge
Matti Uwillowangeng
adisingeng
Tennapodo muita manemmoi
ana'mu madeceng
Iya padae elo'mu Oh indo' Oh ambo'
Sellekku marilaleng pole
atikku
Ta'dampengekka iyya' ana'mu
risompereng ...



Kusampaikan segala rasa rindu kepada
orang tuaku tercinta
Orang tua yang tak
pernah memutus doa untuk
anaknya
Sungguh ku tahu tak ada yang
sama mencintaiku sepertimu
Begitu pun
aku Tak akan mampu menyamai cintamu kepadaku
Yang kutahu Kau bagai emas di
dunia ini
Orang tua yang tak pernah
memutus doa kepada-Nya
Memohon
kesuksesan untuk anak-
anaknya

Sungguh Tak ada yang
sepertimu ayah, ibu
Hanya sebuah doa yang mampu kupanjatkan kepada-Nya
Semoga selalu selamat
Semoga selamat hidupmu di dunia
Semoga selamat hidupmu di akhirat
Esok Kupinta kesehatan
Semoga sempat kau
saksikan anak-anakmu bahagia
Seperti inginmu Oh, ayah Oh, ibu
Salam terdalam
dari lubuk hatiku
Ampunilah Aku anakmu yg rantauan

Sangatta/Bengalon , 21 Maret
2013

Minggu, 17 Maret 2013

Asal Mula Kejadian Diri

KEJADIAN DIRI (SANGKAN PARAN)

Sangkan paran adalah sebuah mata rantai
kejadian diri. memiliki suatu urutan proses
kejadian, ini penting untuk diketahui. krn siapa
kenal dirinya akan kenal TUHANnya, dan awal dari kenal diri itu mesti kenal asal usul adanya
diri.....

Asal usul ini adalah gambaran dzahir,
yang menggambarkan sebuah gambaran
hakiki tentang keberadaan. yang pertama mesti diketahui adalah tentang
"air kehidupan", tirta maya, atau air maya,
atau disebut juga maa' al-hayat.....
air
kehidupan ada diotak manusia, adanya
dihipotalamus, yaitu otak primitif manusia,
berada ditengah kepala dibawah otak besar. ditempat yang disebut sbg "NUN" yaitu
mangkuk/wadah dari air kehidupan.

Air
kehidupan adalah hulu dari ke-5 bayangan diri,
bayangan itu adalah 5 inderawi. akal itu
memancar melalui telaga air kehidupan itu.
("sebelumnya DIA bertahta diatas air").
dari air kehidupan itu, maka turunlah dalam
satu satu sel- sel tunggal, yaitu sel hidup, yang
mengandung kehidupan, beruba ruh nabatiah
dan ruh hewaniah. turun menuju alat kelamin
pria, melalui tulang belakang dalam waktu 42
hari.

setelah mencapai testis (buah dzakar) pria, sel
sel tunggal yg mengandung ruh nabatiah dan
hewaniah itu diproses, dibungkus dgn sel2
lainnya membentuk semen (sperma yg blm
jadi), disebut juga MADA. mada/semen akan
matang dalam kisaran 3-4 hari didalam testis, lalu dikeluarkan dalam hubungan intim pria-
wanita.

ketika mada keluar melalui saluran
menuju batang penis, ia disebut MADI. ketika
berada diujung batang penis ia disebut MANI,
ketika disemburkan keluar ia disebut
MANIKAM. Maa' al-hayat ==> MADA ==> MADI ==> MANI ==> MANIKAM....... Penis itu adalah sebuah umpama dari AL-
QOLAM (pena), manikam adalah umpama
tintanya, untuk menuliskan kalimat Robbmu.
yaitu MUHAMMAD. penis yang tegak itu
umpama sebuah "ALIF".

Alat kelamin wanita
itu umpama sebuah "BA", dan titik dibawah Ba itu umpama lubang peranakannya. Ba' itu
adalah "bab", yaitu tempat penympanan
khasanah. Ketika manikam dipancarkan, masuk kedalam
rahim wanita, itulah dituliskan kalimat
TUHANmu dengan tinta itu, yaa
MUHAMMAD......
Engkau semualah Muhammad
itu......
apakah engkau tidak
mengingatnya??.........

Dalam persetubuhan itu pria wanita mendesah
dalam "AH.....AH.....AH".....
"ah" adalah dzikir
rahsa, maksudnya adalah luapan bagi sebuah
tajalli dan penyatuan dari ALLAH-
MUHAMMAD.....
"ah" adalah pujinya rahsa,
yaitu rahsa yang memuji diriNYA sendiri.

Setelah manikam (sperma) menjadi janin, dan
usia janin 99 hari, maka mulailah sempurna
kejadian otak janin, dan siap menerima
limpahan ruh insaniah. maka ditiupkanlah
ruhNYA, lalu diambil persaksian bagi jiwa sang
janin, "alastubirobbikum??" "balaa syahidna" (bukankah AKU robbmu??, benar
saya bersaksi)..... sampai engkau sempurna kejadianmu, dan
keluar dari perut ibumu, menjadi seperti
sekarang ini........

Lalu menjadi "LUPA",
makanya engkau diperintah untuk dzikir
(ingat).......
ingat bagaimana engkau bisa ada
didunia ini,...... seperti itulah asal usul kehadiranmu....... engkau sebenarnya adalah
"Muhammad"....... hanya saja tak memiliki
SAW, tak memiliki sholawat dariNYA,
disebabkan karena engkau hidup dalam
keadaan lupa

Buah Khuldi

Khuldi itu bersetubuh. khuldi itu khulud artinya
kekal, adam dan hawa menjadi kekal karena
makan khuldi, kekal yang dimaksud bukanlah
tidak mati2 namun kekal dengan beranak
pinak dari generasi ke generasi.

Jadi adam
masih hidup sampai sekarang, kamu2 itulah adam wahai lelaki, kamu2 itulah hawa wahai
wanita......
adapun iblis itu adanya dalam diri adam
sendiri, iblis tak mau tunduk, itu sebenarnya
akal liarnya adam yang tak mau tunduk dan
terbuai angan2.

Iblis akan tetap hidup selama
manusia masih hidup, dan iblis akan mati jika
tak ada lagi manusia.
mengapa bersetubuh itu awalnya
dilarang???.... karena pada awal2 penciptaannya, semua
nafsu itu diciptakan dalam keadaan ingkar.
Lalu diantara nafsu itu "diampuni" dan
dimaklumi, dalam artian adam akhirnya boleh
menyetubuhi hawa, namun mesti terusir dari
surga, harus keluar dari kenikmatan, harus banting tulang menghidupi anak2nya. nafsu
dimaklumi setelah adam bertobat, kemudian
diperbolehkan bersetubuh namun melalui
ikatan yang "SAH" (perkawinan).......

AIR MANI yang keluar dari persetubuhan, itu
scr hakekatnya adalah "AIR MATA" dari hati
nurani, air mata nurani itu timbul dari
penyesalan adam karena melanggar perintah
makan khuldi.......
nurani menyebutnya air mata, engkau
menyebutnya air mani.....
nurani menyebutnya tangisan, engkau
menyebutnya kenikmatan.....
nurani menyebutnya kesedihan mendalam,
engkau menyebutnya surga dunia.....

Jumat, 15 Maret 2013

Cerita Langit Dan Bumi

"Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan
seperti itu pula Bumi. Perintah Allah berlaku
padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya
Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan
sesungguhnya Allah, ilmu Nya benar-benar
meliputi segala sesuatu." QS. At Thalaq (65): 12 Bumi adalah tempat berdiam/berpijak atau
habitat hidup, sdg langit adalah ruang di
atasnya, dimanapun tempat berdiam manusia
di atasnya itulah yg di sebut langit. Lalu dimanakah 7 bumi berada?? 7 Bumi adalah 7 tempat berdiam manusia
dalam prosesnya menuju kehidupan akherat
yg kekal. Bumi-bumi itu adalah: 1. ketika manusia masih berupa sperma,
buminya adalah buah zakar. 2. ketika manusia berupa janin, buminya
adalah rahim ibunya. 3. ketika manusia keluar dari dalam perut
ibunya, inilah buminya. skrng ini,inilah bumi
yang ke tiga. langitnya berwarna kebiruan. 4. ketika manusia mati, ia dikubur.alam kubur
menjadi buminya. tempatnya di barzah.
barzah adalah alam antara utk menuju
kehidupan akherat yg kekal. barzah berada
dibumi ini juga, namun berbeda dimensi.
barzah adalah alam gelap gulita, shg penghuni2nya gentayangan seperti anai-anai
(laron) yg sibuk mencari cahaya. hanya ruh-
ruh orang2 yg berimanlah yg terang
benderang tak sesat jalan. pada pagi dan
petang, bagi ruh-ruh penghuni barzah
ditampakkan dlm pandangan matanya surga dan neraka, sesuai tempat yg akan dituju
masing-masing. keadaan barzah spt org2 yg
bermimpi, ada yg mimpi indah ada pula yg
buruk. ruh-ruh dlm barzah akan mawujud
dalam bentuk energi positif (+) dan energi (-)
yg melayang-layang bebas diudara alam ini. ruh-ruh itu akan masuk kedalam hati manusia-
manusia yg masih hidup, lalu mempengaruhi
manusia yg masih hidup. adapun ruh-ruh yg
negatif akan menimbulkan pengaruh buruk
dan menyesatkan manusia. inilah yg menjadi
setan-setan yg berasal dari bangsa manusia. sdg ruh-ruh yg positif akan dimanfaatkan utk
mempengaruhi manusia kedalam jalan yg
benar. inilah yg menjadi malaikat-malaikat yg
asalnya bangsa manusia. langitnya berwarna
gelap gulita. 5. ketika manusia dibangkitkan kembali,
setelah pemusnahan alam semesta (kiamat)
terjadi, makhsyarlah buminya. makhsyar
adalah bumi yg lain, bumi yg baru yg dibentuk
kembali dari penyatuan unsur2 alam semesta.
makhsyar akan menjadi bumi yg sgt luas. keadaan manusia ketika bangkit dari alam
barzah menuju makhsyar spt org yg bangun
tidur dari mimpi. adapun pendosa akan gelisah
sebab ketika dialam barzah telah
dinampakkan neraka kpd mereka.mereka
bangkit spt org yg sedang mimpi buruk. keadaan manusia di makhsyar berbeda dgn
manusia didunia, adapun didunia wujud luar
(dhohir) menutupi wujud dalam (batin). sdg di
makhsyar wujud batin akan di dhohirkan,
karenanya kebanyakan manusia akan bangkit
dalam rupa-rupa binatang, sesuai dengan amal perbuatannya masing-masing. langitnya
berwarna kuning kemerah-merahan (jingga). 6. ketika manusia harus mempertanggung
jawabkan segala dosa-dosanya,manusia
dilempar dalam neraka,untuk menerima
pembalasan akibat sgala dosa-dosanya.
neraka inilah bumi ke 6. ada yg terjebak
dalam bumi ke 6 ini slama-lamanya,ada pula yg diangkat menuju bumi kesempurnaan
berikutnya. neraka adalah tempat yang
membuat setiap penghuninya frustasi dan
gemar melakukan percobaan bunuh diri.tapi
tak ada satupun yang berhasil mati, sbb
tubuhnya dihimpun kembali lalu dihidupkan lagi. langitnya berwarna merah kehitam-
hitaman. 7. bumi terakhir yaitu surga. inilah bumi ke 7,
tmpat kesempurnaan. peradaban manusia
tdklah berhenti disini, ilmu akan dikaji,terus
dan terus, sampai ketertakhinggaan. kekal
tanpa batas waktu. kekal didalam
kedinamisan, dalam gerak dan perubahan. Surga terus ditata, terus dibangun lebih baik
dari waktu ke waktu. surga bukanlah sekedar
tempat makan, minum enak dan kenikmatan-
kenikmatan sexual. jauh dari itu. surga adalah
tempat kedamaian dan pencerahan tiada henti.
di situlah Tuhan dimengerti melalui ilmu yg senantiasa berkembang. langitnya berwarna
putih cerah

Jumat, 07 Desember 2012

Malam Itu.......

Aku hanya sesaat b'diam diri, memejamkan mata & merasakan suasana yg ada. Saat tubuhku t'diam, seolah angin datang m'hempas & berlalu. Entah apa yg di bawanya, entah apa yg ia tempelkan dikulitq. Belum m'jadikan beban yg harus q pikul atau mungkin takkan pernah jd beban karena kebiasaan dr anggapan yg ada, biasanya akan menganggap hal yg sbenarnya istimewa akan dianggap biasa.

Disadari atau tidak, suasana dari alam sadar pikiran tkadang lebih nyata dr yg aku lihat saat mata terbuka. Pikiranku menerobos dinding2 imajinasiku. Ada kalimat yg akhirnya tertempel dalam pikiranku, ada tanya yg aku bawa kedalam realitas hidup setelah memukul telak diriku. Aku telah m'jalankan kehidupan selama ini, lantas masih adakah yang menungguq saat q sudah bertemu tuju ??? Untuk apa aku hidup, jika tak ada yg menungguq ???? Untuk apa aku mengejar segala sesuatu yg di anggap perlu ??? Untuk memenuhi kebutuhanq atau untuk memenuhi keinginanq ??? Bukankah yg kita kejar & kita cari bukan semata hanya anggapan ??? Bukankah yg kita tuju adalah realitas yg kita anggap perlu sbagai salah satu bekal tuk bahagiakan diri kita ???

Satu alasan yg aku perlu, alasan yg bisa m'bangunkan keyakinan dalam diri ini. Ah..tapi satu alasan saja spertinya tak akan cukup tuk m'bangunkan satu keyakinan, aku pasti butuh alasan lain. Sebeb bagaimana pun juga, manusia sendiri di ciptakan bukan tanpa alasan. Banyak alasan yg tak akan pernah aku tau jika aku tak di beri tahu, kenapa q harus dilahirkan. Bukankah sebelumnya aku tak pernah meminta untuk dihidupkan. Masih ada hal lain yg akan menjamin & m'pertanggung-jawabkannya. Tinggal kita mencoba menjalankan & menyaksikan kejadian demi kejadian yg sudah disediakan dalam m'jalankan khidupan.

Kadang q sendiri b'pikir, mengabdikan diri kepada “hal” yang kita cintai atau m'jadikan diri sendiri m'jadi pelengkap, penyelamat dan pengobat akan “sesuatu hal disekitaran kita” : dengan retorika, hanya orang yg sudah diselamatkanlah yg akan mampu membimbing diri kita dalam m'hadapi yg terjadi. Walau keduanya sudah menjadi bagian dari satu kesatuan yg ada dalam diri kita atau disekitaran kita. Kedua hal tersebut tentunya bukan tak beralasan knapa harus aku tuliskan. Keduanya punya arti di masing2 sisi saat kita coba melihatnya. Jika ini sbatas sbuah p'tanggung jawaban akan p'jalanan dalam kehidupan, nggak ada salahnya juga kita mecoba belajar mempertanggung- jawabkannya. Baik pada diri kita, pada orang di sekitar kita, bahkan pada sang kuasa.

Memang sejatinya kita tak ada kemampuan sedikit pun di dalam mempertanggung jawabkan setiap yg terjadi. Akan tetapi bukan berarti kita harus b'diam diri tanpa usaha dan upaya sedikitpun, sebab masih ada sang penentu yg kita hadapi saat mencoba mempertanggung-jawabkannya. Mencoba belajar dari yg terjadi, mencoba menghargai dari yg terjadi, mencoba memaknai dari setiap kejadian yg kita hadapi sebagai satu kepemilikan bagi setiap diri. Orang lain tak akan pernah peduli dari setiap kejadian yg terjadi pada diri kita. Biarkan, karena mereka pun seperti kita selalu belajar memahami setiap kejadian2 yg harus di hadapi. Jangan pernah menghindar, itu akan membuang banyak energi di dalam diri. Harusnya kita sudah mulai menyadari bahwa dalam kenyataannya kita tak akan pernah bisa menghindari satu kejadian yg sudah di tentukan oleh kehidupan. Biarkan, toh kehidupan juga tunduk kepada perubahan. Begitu pula yg sedang kita hadapi, semua pasti akan terlewati kemudian akan terganti

Selasa, 24 Juli 2012

Pangaja Pappaseng Ogi

Pappaseng adalah wasiat yang diberikan oleh orang tua, to sulsana/cendekiawan, atau raja kepada anak-cucuny atau orang banyak untuk selalu diingat sebagai suatu amanah yang harus dipatuhi dan dilaksanakan atas dasar percaya pada diri sendiri disertai dengan rasa tanggung jawab. Pelanggaran atas pappaseng itu akan mendapat peringatan dari Dewata berupa kesulitan dalam kehidupannya.

Sementara itu,Pappangaja adalah nasehat yang diberikan oleh orang tua, to sulsana/cendekiawan atau raja kepada anak cucu/orang banyak untuk dijadikan pedoman hidup dari kata-kata sulsana atau kata-kata hikmah tersebut. Pemberian pangaja itu ada kalanya melalui cerita berisi ibarat, perumpamaan dan sebagainya.Sifat dan tingkah laku yang ditampilkan itu memberikan kesan bahwa sifat itu adalah terpuji dan mulia.Penuturan pangaja itu selalu mengarah kepada yang baik atau benar,sebaliknya sifat yang tidak baik tercela dilarang. Dibawah ini disajikan beberapa pappaeng dan pappengaja;

1. Aja’ nasalaiyo acca, nasaba iyya riasengnge tau macca, malemae teppa adanna natongengpi napoadai; malebbii kedona enrengnge pangampena, naparajai padanna tau napakatunai alena. Artinya: Jangan jauhkan dirimu dari kecakapan/kepintaran. Sebab yang dikatakan orang pintar ialah orang yang lemah lembut bicaranya, dan hanya yang benar yang dia ucapkan; bertingkah laku yang baik dan sopan santun kepada sesamanya dan selalu merendahkan diri.

2. Aja’ nasalaiyo isseng madeceng. Naiyya riasengnge isseng madeceng pakkalu lempukengngi rialena ada-adanna ripadanna tau. Artinya: Jangan kehabisan ilmu pengetahuan atau bicara yang baik sebab yang dimaksud pengetahuan/bicara yang baik adalah berkata secara lemah lembut terhadap sesama orang.

 3. Aja’ nasaliyo nyameng-kininnawa. Naiyya riasengnge nyameng-kininnawa teppasilaingengngi seyajinna mawek mabela enreng nge Tania-e seyajinna, nasappareng maneng deceng sininna tau medennuangnge rialena. Artinya: Jangan tinggalkan ketulusan hati. Karena yang dimaksud ketulusan hati/kebaikan budi, ialah tidak membedakan antara family dekat dengan family jauh atau yang bukan familinya, dia akan berupaya mencarikan kebaikan semua orang yang membutuhkannya.

 4. Makkedai Petta Matinro-e ri Kannana; naiyya lempu-e patampuawangengngi: - Sewwani : Nasalaiwi naddampeng - Maduanna : Magetteng taro bicara. - Matellunna : Temmangoa-engngi taniya olona, - Maeppana : Tessalai-e janci. Artinya: Kata Petta Matinro-e ri Kannana, bahwa ada empat ciri dari orang lurus/jujur. - Pertama : Kalau bila kita salah ia memaafkan. - Kedua : Teguh pendirian, tegas dalam ucapan. - Ketiga : Tidak serakah terhadap hal yang bukan haknya, - Keempat : Tidak mengingkari janji.

5. Tellomo-lomo alempurengnge ripegau’, apa rirapangngi manu-manu malinrang, rekko tenrissengngi pappepatona. Naiyya pappepatona riurungngi sibawa siri’, naiyya pappanrena makkalitututue, naiyya ripainungengngi tike, ricapu-capui tau’e sibawa ninii. Artinya: Tidak mudah melaksanakan kejujuran, karena diibaratkan seekora burung liar bilamana tidak tahu menjinakkannya. Cara menjinakkannya yaitu; diukurung dengan rasa malu/siri’, Makanannya kewaspadaan, minumannya dengan hati-hati, kemudian selalu diusap dengan perasaan takut/taqwa dan penuh ketelitian

Rezky Restu Sakti

Rezky Restu Sakti
Anakku Buana Atikku, Abbonga bongaki ri pangkaukeng madecengnge, aja'na rilaleng makkijae. Attongeng tongekki ridecengnge aja'na ripangkaukeng masalae Engkaki mancaji tau masagena mabbere makkuatopa mattarima, aja' taperrisiwi asagenangetta. Malappa atuongetta, mapaccing atitta Riyissengngi ri esso wennie, riyisseng toi riyasengnge sifa'' adele'e. Tau iyye missengngi pura mannessani Naisseng Tepu madecengngi sininna sewwa''e iyye purae irencana, makkotopa eganna tepu madeceng sewwa'' iyya de'e lairencana. Sininnaro pura natoro madeceng Puang sewwae Sewwa'' iyye purae irencana de'e nasilennereng, makkotopa sewwa'' de'e narirencana silennereng, sabbarakengngi. Jancinna puangnge tania belle'' Iyya tau madecengnge, manyamengngi, amangngi, nenniya salamai ajokkangenna Sewwa'' elo'e ipaddibola riyanu teppeddingngenatarima akkaleng, papole madecengngi nasibawai tongeng''. Sewwa'' de'e nairita pura mannessa engkai poleakki agi'' purae napparentang puang Allah ta'ala riyalena Amalakki amala biasa'' bawang, ko engkaki masagena napaulle Appuasaki iyyana parellue Paccoba, paccallang, sibawa pammase: iyamanennaro pura nataro madeceng puangnge, sarekkuammengngi engka perubahan atuongeng lino. Engka maneng paggangkanna, namoni riyaseng sipuppureng lino Tafegau'i sewwa'' weddingnge rifigau', tafaddiyolo matoi malemma'e ripahang. Iyya makessingnge riyalemu, iyyanaritu sewwa'' weddingnge mujama Aja' to talliwe' liwe' riatuongetta, adelekki riyaleta, ritau laingnge, riperasaatta nenniya pikiratta, adele tokki ripangkauketta. Aja' tasolangi aleta, aja'to tasolangi tau laingnge. Engkaki rilaleng amaikengnge

Lencana photo Facebook

THANKS TELAH MAU COMMENT DI BLOG SAYA