Kata Bijak Pak Mario
Minggu, 29 Mei 2011
Meluruskan Pemahaman tentang To Wajo
Mengenal banyak orang Wajo, bahkan pernah bekerja bersama dan dipimpin oleh Orang Wajo. Karena itu, saya cukup mengenal karakter sosial dan budaya To Wajo (Manusia Wajo). Dibandingkan dengan etnis bugis lainnya di Sulawesi Selatan, To Wajo memiliki karakteristik tersendiri yang menonjol, yaitu dalam hal pengelolaan usaha dan kepemilikan harta. Hal ini tercermin dalam ungkapan lama, “Ri werengngi pole ri Dewatae’, alebbireng koi ri Luwu, asogireng koi ri Wajo, Awaraniang koi ri Bone, Awatangeng koi ri Gowa”. (Dianugerahkan oleh Dewata, kemuliaan pada Luwu, kekayaan pada Wajo, keberanian pada Bone dan kekuatan pada Gowa).
Kamis, 28 April 2011
Nasehat Lontara Bugis
1. Iyyapa narisseng mukkurui sewwae jama-jamang narekko purani rilaloi.
Terjemahan bebas:
Baru dapat diketahui kedalaman dan luasnya suatu sungai, kalau sudah kita harungi/seberangi.
Artinya:
Sulit tidaknya sebuah pekerjaan ataupun suatu usaha baru dapat diketahui jika telah pernah kita kerjakan atau alami.
2. Disebutkan di dalam Lontara Attorioloang, bahwa seorang pemimpin haruslah memiliki kriteria:
Terjemahan bebas:
Baru dapat diketahui kedalaman dan luasnya suatu sungai, kalau sudah kita harungi/seberangi.
Artinya:
Sulit tidaknya sebuah pekerjaan ataupun suatu usaha baru dapat diketahui jika telah pernah kita kerjakan atau alami.
2. Disebutkan di dalam Lontara Attorioloang, bahwa seorang pemimpin haruslah memiliki kriteria:
Rabu, 20 April 2011
Danau Tempe
Danau Tempe terletak di bagian Barat Kabupaten Wajo. Tepatnya di Kecamatan Tempe, sekitar 7 km dari Kota Sengkang menuju tepi Sungai Walanae. Dari sungai ini, perjalanan ke Dananu Tempe dapat ditempuh sekitar 30 menit dengan menggunakan perahu motor (katinting). Perkampungan nelayan bernuansa Bugis berjejer di sepanjang tepi danau. Nelayan yang menangkap ikan di tengah danau seluas 13.000 hektare itu dengan latar belakang rumah terapung, merupakan pemandangan yang sangat menarik. Dari ketinggian, Danau Tempe tampak bagaikan sebuah baskom raksasa yang diapit oleh tiga kabupaten yaitu Wajo, Soppeng, dan Sidrap.
Selasa, 19 April 2011
Kata'' BijakBung Karno
Berikut adalah kata-kata bijak soekarno ,…
“Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno)
“Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno)
Minggu, 17 April 2011
Sulawesi - Makassar, Angka 7 & Huruf K
“Maka kemana pun kamu menghadap di situlah wajah
Allah.” (QS. Al Baqarah: 115)
“Sesungguhnya pada langit dan bumibenar-benar terdapat
tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang yang beriman.”
(QS. Al Jaatsiyah: 3)
Asy-Syaikh Al-Imamul-ajallu Abu Nashr Muhammad bin Abdurrahman Alhamdani pernah mengatakan dalam bukunya yang berjudul As Sab’iyyaatu fil Mawaa’idhil Barriyyaat bahwa Zat Pencipta - Yang sangat besar kekuasaanNya dan sangat tinggi kalimatNya serta berkesinambungan nikmat-nikmatNya, telah menghiasi 7 perkara dengan 7 perkara dan menghiasi pula bagi tiap-tiap perkara itu dengan 7 perkara lainnya, untuk memberikan kepada orang-orang berilmu bahwasanya angka 7 itu mempunyai rahasia yang sangat besar dan kedudukan yang agung di sisi Allah SWT.
Allah.” (QS. Al Baqarah: 115)
“Sesungguhnya pada langit dan bumibenar-benar terdapat
tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang yang beriman.”
(QS. Al Jaatsiyah: 3)
Asy-Syaikh Al-Imamul-ajallu Abu Nashr Muhammad bin Abdurrahman Alhamdani pernah mengatakan dalam bukunya yang berjudul As Sab’iyyaatu fil Mawaa’idhil Barriyyaat bahwa Zat Pencipta - Yang sangat besar kekuasaanNya dan sangat tinggi kalimatNya serta berkesinambungan nikmat-nikmatNya, telah menghiasi 7 perkara dengan 7 perkara dan menghiasi pula bagi tiap-tiap perkara itu dengan 7 perkara lainnya, untuk memberikan kepada orang-orang berilmu bahwasanya angka 7 itu mempunyai rahasia yang sangat besar dan kedudukan yang agung di sisi Allah SWT.
Jenis" Lontara Ogie
Lontara adalah manuskrip-manuskrip yang berupa catatan-catatan tertulis yang aslinya ditulis di daun lontar dengan menggunakan alat tajam, kemudian dbubuhi warna hitam pada bekas guratan-guratannya. Sehingga a dapun tanda-tanda bunyi atau aksara yang dipergunakan disebut AKSARA LONTARA. Lontara asli sudah sukar ditemukan. Kemudian muncullah sejenis alat tulis yang menggantikan benda tajam untuk menorah yang disebut “Kallang” yaitu semacam alat yang dipakai untuk menulis pada Papan Batu ( Bugis :Papeng Batu).
Dewata Seuwae
Sejak masa kanak – kanak sampai remaja, saya sering bertanya kepada pak guru di sekolah atau pada orang tua di rumah, “Benarkah Tuhan (baca : Allah SWT) itu memiliki ‘sifat adil’ dalam menilai hambanya, dan seterusnya memasukkan hambanya tersebut ke dalam neraka sedangkan hamba (baca : manusia) tersebut tidak memiliki pengetahuan tentang Tuhan itu sendiri”. Pengetahuan tentang Tuhan disini, tentu saja merujuk kepada pengetahuan tentang Ketuhanan sebagaimana diajarkan oleh agama yang diturunkan oleh Tuhan itu sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)
Rezky Restu Sakti
Anakku Buana Atikku, Abbonga bongaki ri pangkaukeng madecengnge, aja'na rilaleng makkijae. Attongeng tongekki ridecengnge aja'na ripangkaukeng masalae Engkaki mancaji tau masagena mabbere makkuatopa mattarima, aja' taperrisiwi asagenangetta. Malappa atuongetta, mapaccing atitta Riyissengngi ri esso wennie, riyisseng toi riyasengnge sifa'' adele'e. Tau iyye missengngi pura mannessani Naisseng Tepu madecengngi sininna sewwa''e iyye purae irencana, makkotopa eganna tepu madeceng sewwa'' iyya de'e lairencana. Sininnaro pura natoro madeceng Puang sewwae Sewwa'' iyye purae irencana de'e nasilennereng, makkotopa sewwa'' de'e narirencana silennereng, sabbarakengngi. Jancinna puangnge tania belle'' Iyya tau madecengnge, manyamengngi, amangngi, nenniya salamai ajokkangenna Sewwa'' elo'e ipaddibola riyanu teppeddingngenatarima akkaleng, papole madecengngi nasibawai tongeng''. Sewwa'' de'e nairita pura mannessa engkai poleakki agi'' purae napparentang puang Allah ta'ala riyalena Amalakki amala biasa'' bawang, ko engkaki masagena napaulle Appuasaki iyyana parellue Paccoba, paccallang, sibawa pammase: iyamanennaro pura nataro madeceng puangnge, sarekkuammengngi engka perubahan atuongeng lino. Engka maneng paggangkanna, namoni riyaseng sipuppureng lino Tafegau'i sewwa'' weddingnge rifigau', tafaddiyolo matoi malemma'e ripahang. Iyya makessingnge riyalemu, iyyanaritu sewwa'' weddingnge mujama Aja' to talliwe' liwe' riatuongetta, adelekki riyaleta, ritau laingnge, riperasaatta nenniya pikiratta, adele tokki ripangkauketta. Aja' tasolangi aleta, aja'to tasolangi tau laingnge. Engkaki rilaleng amaikengnge




